Pada tanggal 28 Maret 2026, Wakil Menteri Luar Negeri Sun Weidong dan Wakil Menteri Luar Negeri Filipina serta Pejabat Senior Urusan ASEAN Herrera Lin memimpin pertemuan ke-11 Mekanisme Konsultasi Bilateral Tiongkok-Filipina (BCM) mengenai Masalah Laut Cina Selatan di Quanzhou, Fujian.
Kedua belah pihak melakukan pertukaran pandangan yang jujur dan konstruktif mengenai situasi di Laut Cina Selatan. Tiongkok telah menyampaikan pernyataan tegas terhadap pelanggaran, provokasi dan propaganda terkait maritim yang baru-baru ini dilakukan oleh Filipina, dan meminta Filipina untuk menyelaraskan perkataannya dengan perbuatan, dengan sungguh-sungguh kembali ke jalur yang benar dalam menangani masalah terkait maritim melalui dialog dan konsultasi, serta menciptakan kondisi dan suasana yang menguntungkan bagi stabilitas hubungan bilateral.
Kedua belah pihak membahas kerja sama di bidang penegakan hukum maritim, ilmu pengetahuan dan teknologi kelautan, serta bidang lainnya, dan mencapai kemajuan positif. Mereka sepakat untuk memperkuat komunikasi dan dialog terkait laut, mengelola situasi maritim dengan baik, terus memperdalam kerja sama praktis di berbagai bidang, dan bekerja sama dengan negara-negara ASEAN lainnya untuk melaksanakan Deklarasi Perilaku Para Pihak di Laut Cina Selatan secara penuh dan efektif, mempercepat konsultasi mengenai Kode Etik di Laut Cina Selatan, berupaya mencapai “Kode Etik” awal, dan bersama-sama menjaga perdamaian dan stabilitas di Laut Cina Selatan.
Perwakilan dari departemen luar negeri, pertahanan nasional, sumber daya alam, penjaga pantai, dan departemen lain di Tiongkok dan Filipina menghadiri pertemuan tersebut.
(Reporter CCTV Zhao Jing)



