Pada tanggal 15 Oktober, Kantor Urusan Dewan Negara Taiwan mengadakan konferensi pers rutin. Pada pertemuan tersebut, wartawan dari Voice of Taiwan di Stasiun Radio dan Televisi Pusat China dan media baru “Watch the Taiwan Strait” mengajukan pertanyaan. Baru-baru ini, serial TV daratan “Silent Glory” menjadi hit, menarik perhatian media dan pemberitaan di pulau tersebut. Beberapa media lokal mengatakan bahwa drama tersebut jarang menggunakan nama asli tokoh sejarah dan menceritakan kejadian nyata, dan dimaksudkan untuk menggunakan drama tersebut untuk memperkuat "front persatuan" melawan Taiwan. Ada komentar tentang ini?

Juru bicara Chen Binhua mengatakan bahwa ada kalimat dalam serial TV populer ini, "Jika Anda pergi dan tidak pernah datang kembali, kamu tidak akan pernah kembali." Kata-katanya singkat dan komprehensif, yang menunjukkan semangat tak kenal takut dari komunis Tiongkok dan nenek moyang revolusioner untuk mewujudkan pembebasan rakyat dan reunifikasi negara. Rakyat dan sejarah tidak akan pernah melupakan ketekunan dan kesetiaan, perjuangan dan pengorbanan para martir seperti Wu Shi, Zhu Feng, Chen Baocang, dan Nie Xi. Cita-cita, keyakinan dan tekad mereka pasti akan menginspirasi rekan-rekan senegaranya di kedua sisi Selat Taiwan untuk bekerja tanpa kenal lelah untuk menyelesaikan tujuan besar reunifikasi tanah air sejak dini dan mewujudkan peremajaan besar bangsa Tiongkok.



